1 komentar

@ceritaelektro

Tanggal 20 Juni gue UAS !! Semester dua akan segera berakhir, dan gue masih aja begini. Entahlah, hasil di semester satu bikin gue ngerasa TERTAMPAR dan juga bikin gue putus asa. Inti kuliah gue tiap hari tuh bergaul sama Fisika + Program memprogram. Mata kuliah yang sama sekali ngga ada dasarnya waktu di SMA pun harus gue telen seenaknya karena gue ngga klop sama dosennya. Gue ngga ngerti cara penjelasan dari si Dosen, apa pun itu, tiap gue cerita ke bokap via e-mail dan ke nyokap via sms. Mereka selalu bilang kalo gue harus survive, dimana-mana pasti akan ada keadaan yang tidak mengenakkan dan ngga cocok.


Belakangan gue nemu account twitter yang isinya tentang suka duka anak elektro.. Tweetnya tentang realita dan gelap gulita nya jadi mahasiswa elektro. Ketika di kelas memandang ke depan ada Dosen laki-laki, di sebelah kanan kiri juga laki-laki, dan depan belakang pun laki-laki. Pokoknya masih banyak misteri dan happy dari dunia ke Elektro-an. Peace - Love - Gawl



Glossary :


Arus : Komponen penting dalam kelistrikan, sangat dikenal sebagai arus listrik, memiliki satuan Ampere dan juga merupakan Indikator terjadinya perpindahan elektron dari dua kutub sumber.


Osiloskop (Oscilloscope) : Alat ukur tegangan dan biasanya satu set dengan AFG sebagai pengatur frekuensi dan amplitudo pada gelombang sinyal. Biasa digunakan untuk melihat bentuk gelombang/signal.


Sinyal : Masukan gelombang dari sumber tertentu, biasa berbentuk kurva fungsi sinus, bentuk kotak, segitiga, dan juga mata gergaji dan masih terdapat bentuk-bentuk seperti bidang tiga dimensi lainnya



Telkom : konsentrasi studi di Jurusan Teknik Elektro, biasa disebut Telekomunikasi dan panggilan gampangnya 'telkom'


Rangkaian listrik : bagian dari mata kuliah di elektro, di beda universitas beda sebutan mata kuliahnya, tapi intinya sama. Biar bisa ngerjain ujiannya, maka harus rajin-rajin berlatih dan diulang di kosan. Karena ini analisa!


Eldas : mata kuliah Elektronika Dasar. Mata kuliah yang suka dikutuk oleh mahasiswa karena analisa nya rumit, dan biasanya juga mata kuliah dengan Dosen perfect oriented, atau bahasa kitee nye.. Pelit nilai.


Ndelok : (bahasa jawa) Liat

Raimu : (bahasa jawa) Muke lo

Iling : (bahasa jawa) = eling : Inget


BTS : (Base Transceiver Station) Tower-tower warna merah yang di atasnya menggantung transceiver untuk mentransmisikan data dari transmitter ke receiver. Ribet ye ? Gampang nya gini.. kalo gue ngirim sms dari jogja, sms yang gue kirim ditransmisi ke bts terdekat dari kosan gue, terus disalurkan lagi ke bts-bts terdekat selanjutnya untuk bisa sampe ke hape emak gue.. Dan Sampailah sms itu.



Solder : Ketika muka lo dimirip-miripin sama solder.... Please jangan bangga..


Sentuhan tanganmu menyetrum kalbuku : "Yes.. We are HIGH VOLTAGE"


Kontrol : Konsentrasi dari Teknik Elektro, biasa disebut kendali atau kontrol.


Function generator : Gue belom belajar, tapi menurut gue itu salah satu jenis generator.


Generator : Konverter penghasil listrik.. Misalnya dari gerak - listrik (pake air terjun/angin)

Pembangkit : Pembangkit listrik atau penghasil listrik, famous dengan istilah P... Misalnya PLTN, PLTA, PLTU, dan PL lainnya.. Coba ya kentut bisa jadi bahan bakar. Pasti makmur banget Indonesia. Penduduknya terbesar ketiga di dunia karena ngga suka pake KB. Sehari aja pasti ada ratus ribuan liter kentut yang dikeluarkan. Bangga jadi Orang Indonesia !!!


Lika-liku Elektro itu bagaikan realita. Ketika hambatan dan rintangan hidup sama dengan nilai resistansi ( Ω ), ketika Daya dan upaya kita harus terus menigkat tinggi bagaikan suatu besaran dengan satuan Watt, ketika semangat dan mood terkadang terlalu tinggi atau terlalu rendah ternyata harus diturunkan atau dinaikkan bagai kerja Trafo, tapi di sisi lain, ada kenjanggalan nya. kita sibuk belajar, ngitung, dan analisa nilai arus, tapi kita sama sekali ngga bisa liat yang namanya arus listrik. Apa itu tegangan ? Mana bentuknya? Lalu frekuensi? Apa itu?


Itulah elektro. Realistis namun mistis.

0 komentar

A delight Night

Dua mingguan lalu henpon gue bunyi. Ternyata ada 1message masuk, gue buka dan berisi "Ziz, lo ada acara ngga entar malem?" ... "emang nape ? To the point bos" gue bales dengan penasaran...

"Ke Pakualaman yok, makan malem di sono."

"Wah Sorry, Duit gue lagi tipiss, kemaren gue abis kontrol gigi." Jatah gue untuk makan di luar udah abis.

"Gue yang bayarin. " Muka gue berubah berbinar-binar.

"Ada apaan ? Tumben mau bayarin gue ?" Gue nanya-nanya sok cool biar ngga keliatan senengnya mau dibayarin.

"Gue dapet bonus dari nyokap."

"Oh Oke.. Sip.."

Percakapan singkat di sms yang merubah gue di hari itu. Gue smsan sama Wilson Mario Hutagalung. Nama bekennya Wilson. Dia temen gue se-SMA yang sekarang sama-sama nguli di Jogja.

Gue sebenernya masih bertanya-tanya kenapa dia tiba-tiba nraktir gue? Kenapa dia tiba-tiba dapet bonus dari emaknya ? Kenapa ? Tapi itu bukan urusan gue, urusan dapur dia tapi yang jelas gue happy-happy aja mau ditraktir makan.

Gue dateng ke tempat yang dimaksud. Sebelumnya gue ngumpul dulu sama yang lainnya. Gue ngga begitu kenal sama temen-temennya wilson karena kebanyakan senior nya dia dan temen satu persekutuan Kristennya. Gue ngga begitu kenal tapi gue tau nama mereka dan mereka pun tau nama gue. Diantara gue dan mereka jarang terjadi interaksi dan komunikasi *sahhh karena kebanyakan dari mereka ngobrol pake bahasa BATAK ! Gue sama sekali ngga ngerti apa arti dari ucapannya, sungguh ngga adil. Sekarang itu jamannya subtittle, film 3D aja udah ada subtittle nya tapi kenapa keadaan ini ngga ada ?? Kenapa ??

Akhirnya pertanyaan gue terjawab. Tiba-tiba dateng cewe dan ngucapin "selamat ulang taun ya Wilsooonn.." sambil menjabat tangannya. Dalem hati gue masih bertanya-tanya apa emang hari ini wilson ulang taun. Boong kali nih cewe. Makan-makan kan ngga harus karena ulang taun. Bisa aja kan kalo dia sebenernya dapet beasiswa..

Hingga akhirnya di suatu saat gue benar-benar merasakan ingin balik ke kosan. Karena topik yang mereka bicarakan cuma konsumsi mereka, gue berada di tengah-tengah bataknese. Inilah salah satu sebab kenapa udah hampir setaun gue kuliah di Jogja tapi gue ngga lancar-lancar bahasa Jawa.

Efeknya berasa pas hari senin gue kuliah. Tiba-tiba gue minta tolong pake logat batak "Eh Kau Asgar, Tolong ambilkan Aku presensi!" Asgar itu bukan nama asli temen gue. Dia nama aslinya Imam, tapi karena dia dari Garut, suka gue panggil 'Asgar' a.k.a ASli Garut. Syukurnya dia ngga tersinggung kalo gue panggil asgar, dia cuma bisa cengengesan.







Malam itu ditutup dengan tiup lilin di atas kue yang di atasnya udah tertulis "Happy Birthday Wilson" + "Jangan Galau yaa.." selanjutnya makan malam dan nyanyi-nyanyi. Inilah ketidakadilan publik. Gue dengan rombongan berEnam belas orang dengan beringasnya nyanyi ini itu ngga karuan serasa tempat milik kita doang. Kalau gue berada di posisi yang 'rame' gue bisa teriak-teriak lalu striptease seenak jidat tanpa malu, tapi kalau gue ada di posisi pengunjung lain yang jumlahnya sedikit, gue pasti bersikap sok cool dan kadang bilang "ih norak banget sih". Inilah hidup kawan, dinamika.






Buat Wilson, "Dengan bertambahnya umur lo yang sekarang, please... Udah cukup lo tidur sekamar sama gue, udah cukup kita ke Mcd berduaan di tengah malem dan menikmati pergantian hari. Cukup Sooooon. Inilah satu momen buat lo untuk menunjukkan pada dunia kalo lo mampu mendapatkan apa yang lo inginkan, pacar yang lo kasihi dan mengasihi lo."
1 komentar

#femalesport2011

Female Sport 2011 udah kelar. Acara ini gelaran anak Keluarga Mahasiswa Teknik Elektro (KMTE) UGM. Acara ini ada selama seminggu dari tanggal 30April - 7 Mei 2011.

Berada di lingkungan kampus teknik kelamaan itu ngga bagus. Di kampus, gue bisa dengan jelas mematahkan teori kalo Cewe 4x lebih banyak dari cowo. Tiap ke kampus gue ngga begitu semangat, isinya cowo semua. Hampir setaun di sini gue nemuin macem-macem karakter cowo, yang paling gue suka adalah cowo suka ngegosip, pas gue bilang ke nyokap tentang ini, eh dia malah shock, kok ada cowo yang ngegosip? Bukannya ibu-ibu aja yang ngegosip.

Asumsi gue, mungkin dari 100% mahasiswa di sini, 50% pacaran, 30% tidak pacaran, dan 20% sisanya HOMO!

Acara ini diadain karena memperingati hari kartini. Sebenernya siapa sih kartini? Sampe dikasih hari sendiri. Gue pernah ikut dalam suatu seminar, dan pembicaranya malah menghujat kartini. Masih lebih berjasa Cut nyak dien dll. Dibanding perempuan yang cuma nulis surat. Masih banyak lagi penjelasannya yang gue lupa, tapi yang jelas gue terhasut dan sekarang gue ngga ngefek lagi kalo ada orang bilang hari kartini.

Tujuan lain diadain acara ini adalah tadi, mengurangi pernyakit masyarakat, timbulnya kaum-kaum homo. Karena di sini, pesertanya CEWE semua. Kalo acara olahraga kan udah biasa tentang cowo, tapi ini dispesialkan ke CEWE. Sumpah, ini acara lebih keren dari acara-acara olahraga yang biasa asal diadain. Rapih, estetis, teratur. Gue bukannya memuji diri sendiri, tapi gue merasakannya.

Walaupun closing ceremony ngga pake pentas musik yang pake artis-artis, tapi closing dibuat meriah.  'Final Party'

Sayangnya gue masih ngga punya foto-foto acara. Acara ini preety well done. Dari pasang poster sampe nyampah di Time Line twitter orang pake hastag #femalesport2011 . Berasa khidmat, dan dibuat kagum oleh aksi cewe-cewe. Walau jago olahraga, penampilan mereka tetep catchy lho..

Pemenang :
Basket : Ekonomi Atmajaya
Volley : FIK UNY
Futsal : Teknik UGM
Dance : Freakings

Pemain favorit gue dan yang lain adalah The Psychology twin : Tania - Lamia. Anak psikologi 2009 yang dulunya anak 70 Jakarta. Psychology juara Female Sport taun lalu, tapi mereka kalah di semi final.



Gue jadi teknik basket, kerja di table, pernah juga jadi tukang pel lapangan, nebeng dan bantu-bantu di meja soundman. Selama ada event ini, gue pasti beli 'Somay Mang Aep' Rasanya enak coy. Sebijinya RP 1.500 . Beli 4 - 6 biji juga udah lumayan kenyang. (rata-rata orang beli segitu banyak )



 Nama : M. Rasyid Aziz
Umur : 18 tahun (jalan 19)
Hoby : Nungging, ngiler, tidur
Status : Single, Mahasiswa panggilan (kalo ngga dipanggil keluarga buat balik yaa ngga     balik)


Berminat ??? Call me please.....


See you at #femalesport2012
0 komentar

Hard Traffic

Minggu - minggu lalu ketat banget buat gue. Pokoknya dari tanggal 22 April itu hingga minggu ini masih begitu ketat untuk gue. Tugas-tugas bergelimpangan dimana-mana.
Tanggal 22-23 gue di purwokerto, tanggal 24 pagi gue balik ke Jogja, Levi termasuk golongan adek kelas yang  durhaka. Saat seniornya  yang kelas 9 UN. Dia malah tergoda, dan ikut gue ke jogja. Rencana mendadak untuk Levi ikut gue ke Jogja, tapi dia mau dan bokap juga oke. Belakangan gue ngajak dia karena gue kesepian. Hampir setaun gue di sini, yang baru tau Kosan gue cuma bokap. Makannya gue ajak ade gue supaya tau juga kehidupan Mas nya yang penuh lika-liku.

Minggu siang menjelang sore kita sampe di terminal. Gue malah jadi ngerasa bertanggung jawab besar akan kenyamanan dia di sini.  Setelah beres-beres, langsung gue ajak makan. Dia excited dengan makan banyak tapi harga agak miring. Abis makan gue ajak ke tempat gue latian basket. Untungnya dia juga main basket, jadi ngga bete dan anak elektro welcome sama dia, jadi dia pun bisa colongan main.

Malemnya gue kasih makan lagi. Reseknya, pas levi di sini gue pun ada tugas yang ngga jelas kapan selesainya. Tugasnya Cuma nyolder, tapi sampai hari rabu menjelang siang belom beres juga. Karena kelabilan komponen yang  bolak-balik gagal pas dites, membuat gue sekelompok stress. Gue kuliah pagi, balik jam 10an ngajak levi makan, terus jam 1 ada kelas lagi. baru balik jam 3an. Setidaknya di waktu yang ngga gitu banyak gue mencoba memberikan kualitas waktu sama dia. Sore atau malemnya gue sempetin ngajak jalan ke malioboro, alun-alun, dan ke kampus gue. Gue ajak dia makan di tempat gue biasa makan. Untungnya dia bisa makan, gue ajak juga ke Mcd untuk perbaikan gizi. Dari minggu siang sampai jumat pagi dia di sini.


Gue nganter dia balik hari jumat, terbang jam 10. Jumat sore gue berencana untuk nyari tiket balik. Pokonya hari minggu pagi gue harus udah di Jogja karena ada Female Sport. Ternyata ujan. Meliza malah ikutan ngambek karena gajadi. Dengan gembiranya bilang "bilang aja ngga niat ketemu" . Rencana awal gue mau ke stasiun buat beli tiket balik sama dia, terus lanjut ngobrol-ngobrol. Ini yang bikin gue stress, dia tau kalo gue dituntut kepanitiaan, dan malah marah-marah sendiri, padahal jelas karena halangan ujan.

Saat itu gue ngga peduli sama apa pun, pokoknya gue harus udah di Jogja minggu pagi, gue udah ijin untuk hari jumat dan sabtu. Sabtu pagi gue ke agent, dapet tiket balik terbang jam 6 sore. Gue dibilangin bokap kalo harus berangkat ke airport jam 2 karena hari sabtu menjelang malam minggu diduga jalanan bakal macet.

Gue ada jeda waktu dari jam 9 - 14.00. Meliza masih pengen ketemu sama gue. Gue pun nurutin apa maunya dia. Hambatan lagi adalah dia nganter nyokapnya dulu dan pas balik kejebak macet. Akhirnya kita ketemuan di Mcd, tempat yang penting bisa ngobrol dan makanannya easy to eat. Gue dari awal bilang kalo jam 2 harus udah berangkat ke DAMRI. Jam 12an kita baru ketemu. Ngobrol ini itu, beberapa kali gue ngeliat jam dan waktu udah mepet. Beberapa kali juga gue mencoba menyudahi pertemuan itu, tapi dia tetep nahan gue, muka gue kalut, gelisah tapi dia tetep nahan gue. Hingga akhirnya bokap sms gue beberapa kali, dan beberapa kali nelpon gue. Meliza baru mau balik setelah gue tunjukin sms nya.

Gue balik ngebut. Muka gue gelisah abis, sampe rumah gue pasti diomelin bokap. Pasti dia ngga mau nganter gue ke DAMRI.

Gue nganterin Meliza balik, dan masih nurunin dia di belakang rumahnya ngga tau kenapa alasannya. Mukanya seneng karena abis ketemu gue. Tapi gue ???????

Gue sampe rumah setengah 3, Gue langsung masuk rumah, Bokap ngomel-ngomel, gue Cuma bisa bilang "maaf . Aku salah maaf" sambil lari ngambil tas dan masukin baju-baju. Bokap ngga mau nganter ke DAMRI, dan kalo ketinggalan pesawat dia ngga mau tanggung jawab. Gue tambah stress. ATM gue isi tinggal dikit banget, ngga cukup buat beli tiket kereta balik. Dalam kondisi marah kaya gitu, gue juga ngga enak banget kalo minta duit lagi. dengan duit seadanya di dompet, gue langsung pamitan dan bilang maaf sekali lagi. Gue naik ojek sampe tempat DAMRI. Selama di perjalanan gue berdoa, deg-deg-an, tapi dia masih gitu-gitu aja. Ngga begitu ngerasa bersalah.

Alhamdulillah gue ngga telat, Gue check in jam 5an. Masuk ruang tunggu jam setengah 6 kurang dikit. Gue sms bokap bilang maaf sekali lagi. Bokap cuma bales singkat "Ya" .Pesawat delay satu setengah jam. Perut laper. Duit di dompet cuma cukup buat bayar taxi dari airport ke kosan + makan malem di sana, bukan harga makanan di airport. Gue nahan laper. Gue udah bersyukur ngga telat. Kalau telat bakal panjang masalahnya. Cuaca agak buruk, gue sampe di kosan jam 10an malem, hari itu ditutup dengan makan nasi goreng + es teh = 6ribu rupiah.

Saat cowo suka dibilang brengsek oleh cewe,  gue tetap suka jadi cowo, karena cewe dengan perasaannya terkadang suka lupa akan perhitungan logika yang hasilnya lebih pasti dari perhitungan perasaan. Kecepatan, waktu dan jumlah uang yang ada di dompet bisa gue hitung dengan logika. Bukan perasaan. Perngorabanan & kasih sayang yang dilakuin itu ada karena cowo pun punya perasaan.
0 komentar

broken traffic

Ijinkan gue untuk berteriak terlebih dahulu......

Parah abis, bermingu-minggu gue ngga posting, gue juga ngga baca-baca banyak sumber. Unek-unek total, tapi kayanya gue ngga bisa membeberkan dengan rinci semua hal yang gue lewati kemaren, karena gue lupa apa aja yang udah gue rasa. It were so complicated.

Entah kenapa gue merasakan hambatan begitu berarti pada satu rencana gue, yaitu jalan-jalan ke Bandung. Ini rencana udah gue program dari bulan Februari-an, tapi sampai sekarang belom kesampean. Waktu itu saat gue udah prepare semua, habis UTS gue fix mau berangkat, tiba-tiba ada tugas proyek plus presentasiin di hari itu. Gue ngais-ngais tembok.

Selanjutnya gue ngga kehabisan akal, Gue intim banget sama kalender, gue raba-raba, gue ajak makan bareng ternyata makanan kita berbeda, nonton tv bareng ternyata selera tontonan kita pun beda, gue suka Spongebob dia suka Insert, dan kita juga hampir mandi bareng. Gue perhatiin angka-angkanya, teliti  tanggal dan bulannya. Muka gue jadi sumringah pas liat tanggal 22 April. Yah, itu tanggal merah karena Wafatnya Yesus Kristus. Gue bisa main dari Jum'at sampe Minggu. Gue bilang diayu kalo gue akan main tanggal segitu. Karena dia yang akan bantu gue nanti selama di sana. Seminggu sebelum hari H semua fix. Hingga suatu hari semuanya berubah.

Hari senin gue ke Samsat ngurus surat jalan karena STNK motor gue akan habis pajak. Gue nanya sana-sini nyari tempat ngurus surat jalan. Gue ke ruangannya. Gue sempet dikacangin, tapi gue sabar. Akhirnya gue dapet Form nya, gue ke fotokopian karena kurang persiapan. Gue bersukur fotokopinya ngga mahal. Gue merasa semua akan lancar dan cepat pada hari itu karena gue ada kelas jam 13.00. Gue  udah isi form, ngelengkapi berkas, gue disuruh tunggu. Menunggu adalah saat yang bikin gue males. Pengen baca buku, tapi ngga nafsu baca buku kuliah di ruang tunggu kantor polisi. Temen saat itu adalah Henpon nokia imut gue yang suka jatoh-jatoh. Gue duduk di Sofa agak empuk warna Ijo, tangan gue masuk ke kantong celana sebelah kiri. Gue keluarin henpon, '1 message received' Gue semangat ngebukanya. Nyokap sms gue. "Kita mau ke Purwokerto hari Jumat-Minggu, kamu kesana juga ya" .

Gue bingung. Gue udah punya planning ke bandung. Gue bales 2menit kemudian "Kayanya ngga bisa deh, aku mau main. Selama di sini aku belom pernah main" .

 Nyokap langsung bales cepet "Kamu mau main kemana si? Kita kan pengen ketemu."

Baca sms tadi hati gue jadi ngga karuan. Gue butuh refreshing, tapi kalo ngga ikutin nyokap, Gue takut dikutuk jadi gantungan kunci. "ak mau main ke bandung, ya gimana ? Udah janji duluan." .

Nyokap bales cepet lagi "yaudah, kalo batal ke purwokerto aja ya." Kayanya nyokap ngarep banget kalo gue batal.

Gue langsung sms diayu. "Ibuku sms, aku disuruh ke purwokerto, tapi kan aku udah janji sama kamu. Aku bingung, gimana ini??"

"kamu ke purwokerto aja, nanti baru ke bandung :) " Entah kenapa sms ini begitu romantis najis, seakan si cewe yang pengertian banget pada si cowok, dan si cewe tau kalo si cowo ngga akan beralih darinya. Sinetron abis.

Berangkatlah gue ke Purwokerto hari Jumat pagi. Gue ngarep banget bisa duduk sebelahan sama cewe cakep, ternyata gue sebelahan sama mas-mas... lagi. 

Saat gue sampe, keluarga gue belom sampe karena macet berjam-jam. Gue sok-sok ngajarin sepupu yang kelas 6 SD mau UAN. Gue ajarin dia IPA, ternyata dia lebih jago dari gue.

Minggu itu adalah minggu anak SMA UN. Pacar gue Ujian Nasional. Minggu itu juga saat gue smsan searah sama dia, ya, searah, gue sms dia terus tanpa balasan yang berarti.

Hari jumat, harusnya dia udah selesai UN, gue tunggu smsnya tapi ngga ada juga. Gue masih smsan searah. Gue menunggu sambil ngelamun jorok di ruang tamu rumah nenek. Akhirnya datang juga sms tapi sms nya gaenak. Gue bertanya-tanya apa maksudnya itu ? Saat gue sedang menunggu kabar darinya, Gue senang, lalu gue tertohok dengan sms ngga enaknya.

Malam minggu gue smsan sama dia. Smsnya masih ngga enak hingga larut malam. Gue sendirian di ruang tamu yang lampunya udah dimatiin. Di rumah yang gelap itu gue sendirian masih melek, yang lain udah tidur.

Suara-suara dari luar ngga gue peduliin. Mood gue ngga enak banget. Gue sedikit merinding, tapi ngga gue peduliin juga, puncaknya gue tiba-tiba denger suara hewan, mirip suara ayam tapi gue sadar banget itu bukan ayam. Gue merinding total, gue belom punya pengalaman tentang mistis, gue pasrah kalo ternyata malem itu adalah pertama kalinya gue akan berpengalaman, suaranya  sekali. Gue don't care setelah liat sms, lagi serius smsan, suaranya terdengar yang kedua. Gue merinding lagi. Gue diem. Gue bales sms yang masih ngga enak. Pas sms kekirim, suara itu bunyi ketiga kali. Gue kebelet pipis. Sumpah, gue jadi uring-uringan. Malam itu hubungan gue sama meliza lagi ngga enak, gue kebelet pipis tapi ada gangguan suara-suara aneh. Akhirnya gue bangunin bokap karena ada suara-suara itu. Bokap bangun nemenin gue ke kamar mandi, biasanya saat Levi minta temenin, dia cuma bilang 'harus berani', tapi malam itu mau nemenin gue.

Pipis gue lurus, lega, bokap nyuruh gue untuk berdoa aja, dia balik ke kamar dan lanjut tidur. Gue melanjutkan sms.

Esensi dari malam itu adalah gue P U T U S sama Meliza. Setelah 5 bulan ternyata dia ngerasa kalo hubungan ini akan kaya dipaksain kalo terus dilanjut.

Malam itu, malam yang begitu kompleks buat gue, tapi karena malam itu, gue sadar gue harus tetap melakukan banyak hal yang lebih berwarna.


Udah dulu ya, gue ada kuis jam 1. gue mau belajar dulu. Gue akan posting lagi nanti..