Untitled




Pemilu selesai dan gue yang bernomer calon 2, akhirnya tetap menjadi nomer 2. ehehe. Gue kalah pemilu dengan posisi kedua dari tiga orang. Ya, ngga masalah. Gue ngga terlalu ambisi untuk posisi itu, yang gue tau gue cuma menawarkan suatu resep keorganisasian yang baru. Kalau pada bisa menerima ya gue siap memimpin dan membuat suatu hal yang lebih fresh, tapi ternyata pada ngga mendukung. Ya udah ngga apa-apa juga. Ehehe.

 
Hari itu, rabu 7 Maret 2012, gue ada debat terbuka (kalo mereka sebut sih kampanya dialogis). Gue melewatinya dengan baik, tapi berdampak tidak baik ke gue. Ya! Masih banyak orang sensi di sana - sini. Budaya apa adanya masih belom bisa diterima di sini. 



Gue balik kos dengan tenaga sisa, capek dan langsung cerita ke temen kosan gue tentang situasi panas yang barusan gue rasakan. Dia menghibur gue, karena emang budaya di masing-masing jurusan/fakultas itu beda. Saat keadaan gue mulai membaik, mendingin dan sedang menikmati istirahat.  Kabar yang amat tidak gue pengen pun datang. Sahabat gue, Diayu, dia pergi untuk selamanya.

2 komentar:

Outbound di Malang mengatakan...

salam gan ...
menghadiahkan Pujian kepada orang di sekitar adalah awal investasi Kebahagiaan Anda...
di tunggu kunjungan balik.nya gan !

Teguh Kurnaen mengatakan...

mungkin ada makna dibalik tidak terpilihnya dalam pemilu. Turut berduka cita juga untuk temannya, semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.
event ngeblog: menulis di blog dapet android, ikutan yuk!

Posting Komentar