2012 2013


Udah lama banget gue ngga nulis blog. Hasrat untuk menulis tiba-tiba hilang gitu aja. Gue tau karena ada sebabnya. Ya semuanya karena di 2012. Tahun dimana dinamika kehidupan gue berjalan. Banyak hal yang bisa gue petik di 2012. Mungkin postingan ini adalah postingan mainstream dimana sebagian besar umat menulis dalam blog nya, yaitu review atau kaleidoskop di 2012. Ngga peduli, blog gue ini ya semau gue ahaha.

Cukup deh satu semester gue vacum menulis. Namun ini juga sebagai terapi bagi gue untuk bisa menulis kembali. Menjelaskan segala sesuatu dengan kata-kata dan fantasi grafis. Hehe. Yaa dapat gue prediksi kalau tulisan-tulisan gue bakal menjadi serius. Karena gue menjadi lebih dalam dengan kata-kata dan kalimat. Asik  :p

Postingan ini gue buat secara mendadak, saat besok adalah hari uas pertama gue, yaitu Jarkomdat. Entah kenapa di tengah hari ini gue pengen banget nulis lagi. Setelah sebelumnya gue melihat - lihat kembali blog orang-orang. Dan juga gue melihat blog dari teman sesama comic, gue membacanya sambil beberapa kali senyum tertawa. Ya. Ada sesuatu yang hidup dari membaca dan menulis. Membaca buat gue adalah sarana untuk menambah wawasan, menghibur diri dari segala kepenatan dan ikut melatih perasaan untuk peka terhadap sesuatu. Gue bisa ketawa saat ada temen yang menuliskan pengalamannya yang menggelitik, gue jadi serius ketika membaca berita tentang Indonesia. Serta hati gue berargumen akan masalah atau sesuatu yang gue baca.

Argumen atau penilaian yang timbul dari dalam diri ini ditumpahkan dengan membaca. Kita bakalan menulis setelah membaca, membaca suasana, membaca situasi dan kondisi tempat kita berada, membaca gagasan orang lain. Semua itu syahdu. Hehe

 
# DI awal 2012 setelah gue gagal dalam pemilu Ketua Pengurus Harian KMTETI, gue dipercaya untuk menjadi ketua departemen Humas. Dari awal gue kuliah dan terjun ke organisasi di jurusan, humas adalah tempat gue sharing, menajamkan diri, sarana untuk menghilangkan penat, dan menambah keseruan setelah kita kuliah. Hingga akhirnya gue dipercaya untuk memimpin seonggok departemen ini. Gue bersyukur dapat bertemu orang-orang yang dinamis, hobi tertawa dan seru-seruan, tidak sensitif atau mudah tersinggung karena di tiap rapat pasti ada aja saling kata-kataan (ledek-ledekan). Itu adalah budaya yang harus dibudayakan menurut gue. 



# Dunia lain yang sedang gue terjuni adalah Stand Up Comedy. Berawal dari lingkungan regional Jogja, kemudian bercabang sebagai sasaran segmentasi yaitu stand up kampus. Bersama banyak punggawa (ini Insya Allah akan gue kenalkan di postingan selanjutnya, entah kapan :p) anak kampus gue, kita sebagai garda terdepan pemegang nafas komedi intelektual Gadjah Mada berkutat dan membentuk tali ikatan dalam Stand Up Comedy UGM, branch office dari Stand Up Kampus Indo. Ehehe.

Dia akhir 2012 ini kita bersyukur bisa membuat acara Stand Up Night 1 sebagai perayaan ulang tahun kami. Kemarin (6 Januari 2013) telah dibentuk kepengurusan yang lebih formal. (emang sih ini keliatan gaya-gayaan, tapi ternyata jadi keliatan keren dan terkoordinasi hehe). 


Ketuanya yaitu @hifdzikhoir dengan Sekjend nya yaitu @briliandaimam yang kerjaannya nyatetin CP comic dan pihak-pihak yang pernah berurusan dengan kita. Dibantu dengan tiga departemen, yaitu
  1. Departemen Penelitiran dan Pengembangan  yang berkewajiban memantau dan menajamkan kualitas comic kita, departemen ini dibawah asuhan @bene_dion. Dia seorang batak tulen, macam-macam dengan dia, siap kau dipukulnya.
  2. Departemen Humas sebagai pihak penghubung semua lini yang ada. Masyarakat luar atau pun dunia lain yang ingin mengetahui lebih dalam bisa dengan ramah kita sambut. Dibawah komando @faizsatria , ex-ticketing SUN1UGM ini dirasa mampu untuk mengemban jabatan ini.
  3. Departemen Event & Logistik. Koor event yaitu gue @raeziz, sedangkan koor logistik yaitu @alfarisimirza. Kita berdua berkolaborasi dan bertanggung jawab atas eksekusi event. Mulai dari yang rutin yaitu open mic (minimal 6x satu semester itungan kalender akademik), kemudia special show atau mini show yang akan dibuat di 2013, termasuk di dalamnya kegiatan charity. Yang paling membahagiakan adalah ketika kita bisa memberi dan mendapat senyuman dari yang menerima.

# My best friends, Diayu Eritasari Almh.
Di akhir kelas 3 SMA gue mengenal dia. Berawal dari ketidak sengajaan bertemu di blog. Kemudian dilanjut percakapan segar di chit chat facebook. Kemudian makin seru. Keakraban gue dan dia makin jadi. Percakapan yang bebas berpendapat dan saling menghina itu yang bikin kita jadi nyambung. Kita ngomongin blog dan realita masing-masing. Tak sedikit kita membicarakan pasangan atau gebetan masing-masing.

Mungkin dia adalah orang yang bisa gue sebut sahabat. True best friends, karena kita ngga bisa untuk pacaran. Mungkin itu esensi sahabat. Dia orang yang bisa gue kenal dengan cepat, dan juga meninggalkan kita semua dengan cepat.

Gue bersyukur bisa bertemu dan mengenal dia di dunia ini. Apa pun itu, gimana pun itu.  Dia itu orang yang mempengaruhi dalam kebiasaan gue ngeblog. Entah kenapa, sense nulis gue turun drastis setelah kepergiannya. Sedih ? Ya pasti. Karena dia meninggalkan kita semua dengan tiba-tiba tanpa pamitan dan juga cara yang menyedihkan. Dia orang yang bisa bikin gue nangis beberapa hari itu tepat saat gue solat dan setelahnya mau di kosan atau mushola kampus. Proyek kolaborasi untuk menulis buku, dan bikin online shop pupus. Semua itu hanya ingin kami jadikan sebagai ajang pembuktian kami kepada orang tua karena kami ingin sekali-kali bikin orang tua bangga. Ya indeks prestasi kami di kampus setara dengan garis kemiskinan di Indonesia, IPK kami masih buruk.

Dengan sahabat kita bisa bercerita apa pun, bagaimana pun. Siapa pun dia karena sesama jenis atau beda jenis kelamin. Karena itu esensi sahabat. Betapa bahagianya bila punya pasangan hidup yang juga bisa menjadi sahabat. Menemani kita tiap hari dan menjadi pendamping hidup kita, serta dapat berposisi  sebagai wadah untuk seru-seruan. 

"Hai D, sedang apa dan bagaimana di sana? Sudah lama ya tak bersua. Sekali-kali mampir lagi ya ke mimpi saya. Cerita surga itu kayak apa." 

0 komentar:

Posting Komentar