Free Rider



Pernah ngerasain punya kelompok lalu di dalamnya ada yang jadi benalu ? Atau sebenernya malah ngerasa kalau kita sendiri yang jadi benalu ? Hehe. Dari kehidupan gue sejak SD sampai semester lima sekarang gue ngerasain ada yang kayak gitu. Orang yang kerjaanya ngga seberat kerjaan orang lain temen sekelompok. Atau orang yang ngga kerja sama sekali atau sedikit banget banget kerjanya dibanding teman sekelompok lain. Itu yang biasa disebut Free Rider.

Free rider biasanya ada karena emang si Orangnya itu males. Males ngerjain karena emang ngga tau dan ngga bisa sama apa yang bakal dikerjain. Lebih baik ngehindar dari kerjaan daripada dikasih kerjaan tapi ngga bisa ngerjain. Ehehe

Beberapa minggu lalu sebelum gue UAS, untuk beberapa mata kuliah, kita dikasih yang namanya Tugas Akhir. No, bukan skripsi, tapi tugas  yang dikasih di akhir semester, ya intinya itu tugas mencakup semua materi yang udah dipelajarin setengah semester.

Untuk beberapa kasus kemarin, gue lah yang menjadi tersangka, seorang free rider. Sebenernya ngga free-free amat, karena bagian gue adalah bagian finishing. Bertanggung jawab penuh akan laporan dan bentuk paper yang dikumpulkan karena tugas itu dikumpulkan dalam bentuk hard copy. Berikut adalah hikmah yang dapat diambil dari kejadian yang udah gue alami.
Silahkan baca baik-baik, resapi, dan ambil hikmahnya

Waktu itu adalah tugas mata kuliah Perlengkapan Sistem Tenaga. Kelompok gue ada tiga orang, Gue, Ardialim (@ardialim), dan Imam (@imamfebriyandi).  Di antara kita bertiga ada yang menguasai tentang mata kuliah ini, namun juga ada orang yang paling payah dalam mata kuliah ini, untuk tugas ini, gue lah orang itu dan dua orang lainnya memiliki ilmu yang menengah atas, sama-sama menguasai, gue yang paling lemah.

Gambaran kejadian saat itu :
||Ngerjain PST di lorong lantai 3 ||@ardialim : nyari data koordinasi PBO | @imamfebriyandi : coding dan plot pake matlab | Gue : nonton bokep

Tugas Free Rider dalam ngerjain tugas adalah menyemangati yang lain, dengan sesekali memijat-mijat. Ngerjain tugas itu bikin sendi kita menerima tekanan 278 kali dari biasanya. Asam laktat memadat di sendi itu, ini tidak baik bagi kesehatan apabila dibiarkan berlama-lama. Dibutuhkan pijatan untuk memberikan peregangan dan relaksasi*


*cuma ilusi semata karen masih diragukan kebenarannya

Intinya, free rider itu memegang andil tertinggi dalam urusan hiburan. Saat yang lain lagi suntuk, hiburlah dengan menari-nari.

Free Rider itu ada dua jenis. Yang emang udah ngga bisa diandelin, daripada ngarep sama dia, mending tinggalin aja. Namanya ? Yaa kasih aja deh di laporan, biar seneng. Atau jenis yang kedua, yaitu Kepedean, tapi ternyata belom dikasih kerjaan. Jangan senang dulu. Saat kita tidak diikut sertakan kepada kesibukan mereka yang ngerjain, bukan berati kita bebas tugas, pasti ada udang dibalik batu.

Etika free rider adalah harus sering tersenyum, jangan keliatan malu-maluin. Kasih senyum terbaik kepada mereka yang ngerjain tugasnya. Senyuman tanda terima kasih.

Nah saat break atau istirahat, free rider bertugas untuk menstimulasi bahan pembicaraan. Istirahat yang baik itu ada dua juga, istirahat fisik dan istirahat psikis atau mental atau pikiran. Istirahat fisik, lo bisa ajak mereka untuk senam lantai saat itu juga. Nah untuk istirahat pikiran, saat itu gue lagi memandu pembicaraan, tema yang gue ambil adalah eek dicelana.

Berikut garis besar yang bisa gue ambil dari percakapan saat itu:
@imamfebriyandi - Pas SD pernah eek di celana tapi ngga disengaja. Lebih ke mules yang tak tertahankan, kemudian kentut, eh cepirit

@imamfebriyandi - Pernah temennya waktu SD (perempuan) eek di celana pas lagi belajar di kelas. Itu malu-maluin banget. Kecantikannya turun drastis di mata lelaki sekelasnya | "Emang dia itu cantik mam?" |Ngga juga sih

@ardialim - Sosok teladan kita. Dia belom pernah eek di celana dari SD hingga kuliah. Waktu SMP pernah hampir banget kelepasan di celana, cuma keburu sampai di wc. Elegan. Dia lupa kalau ternyata WC itu deket sama kelasnya.


Free rider yang baik yaitu ketika dapat menghidupkan dinamika kelompok. Membuat suasana kembali fresh setelah stuck dengan derau dan halang rintang dari tugas itu.

Saat itu gue menjadi bagian finshing. Ini adalah seenaknya jadi free rider. Kita terima jadi tentang tugasnya. Misalnya saat si imam bingung cara coding untuk menentukan formula perhitungan, gue udah tau semua. Gue ngga merasakan keadaan bingung berkepanjangan. Saat si ardi bingung nyari data dengan download sana sini, buka link google dari halaman 2 - 249, gue dengan sekejap telah mendapatkan semua data penting di dalamnya.

Gue tinggal minta review proses atau cara kerjanya. Data apa aja yang udah ada atau yang dibutuhkan di tugas ini sehingga gue bisa tepat menaruhnya di bagian lampiran. Gue tinggal minta source code dari program yang dijalankan, grafik-grafik hasil simulasi udah dengan ganteng gue terima. Kalau gue mau, gue tinggal simulasi ulang, kalau kurva atau grafik yang gue liat sama, berati kerjaannya udah bener. Kalau grafiknya beda, berati mereka yang salah. Ahahaha.

Yak itulah sekelumit tentang free rider dan dinamikanya. Sesuai tag line kami, "Berbeda-beda kerja tapi nilainya sama". Salam Free Rider !!
 

0 komentar:

Posting Komentar