No. 3 Wangsa Saputra



Tadi gue lagi iseng Online facebook. Facebook buat gue adalah wadah yang kadang bikin gue males. Isinya sebagian besar kabar tentang tugas, tentang kegiatan yang harus diikuti, atau ditanggung jawabi. Hehe baru denger gue kata ditanggung jawabi.

Gue merupakan salah satu pengurus harian dari KMTETI, pengurus harian itu yaaaaa... Kalo di kepresidenannya sama kaya menterinya gitu lah. Gue ketua departemen humas. Isu terdekat adalah pergantian kepengurusan. Udah ada 3 calon ketua KMTETI. No.1 Dimas Aldiandra, No. 2 Adientya N. P., No. 3 Wangsa Saputra.

Sekarang-sekarang ini udah masuk masa kampanye. Kita bisa kampanye via media apa pun, termasuk media yang paling dekat dengan kita sekarang. Media online.

Pemilu dilaksanakan tanggal 14 - 15 Februari. Sampai hari ini, rangkaian yang udah dirasa adalah fit and proper test. Gue menyayangkan karena gue Cuma bisa menginterviewsatu kali. Calon pertama gue gagal menginterview karena gue lupa kalau hari itu ada jadwal interview. Hari kedua gue bisa menginterview calon No. 2, hari ketiga gue kembali gagal karena harus jemput adek gue di terminal yang ceritanya mau liburan di Jogja yang sebelumnya dari Purwokerto.

Masa kampanye udah masuk dari kemarin-kemarin, tapi gue belum melihat ada bau-bau kampanye. Nah. Barusan gue liat ada sebiji poster beredar di time line facebook. Poster pertama dari No. 3. Gue yang kebetulan ngga sempet ikut ngeinterview jadi ngerasa penasaran. Gue yakin, orang lain yang ngebaca poster (yang isinya Visi Misi juga bakal bertanya-tanya dalam hati tentang maksud dari visi misi). Oleh karena itu, gue mewakili khalayak ramai bertanya duluan.


Tujuannya bukan keberpihakan atau jadi juru kampanye atau apa, tujuan gue adalah agar semua orang yang membaca posternya bisa denger langsung penjelasan dan pandangan dari yang bersangkutan, bukan 'katanya' apalagi persepsi sendiri. Jangan nilai isi otak seseorang dari sedikit kita mengenal apalagi dari penampilannya.

Pertanyaan-pertanyaan itu gue tanyakan lewat comment di tagging foto yang ada.

Pertanyaan gue:

Poin yang sensitif dan biasanya menjadi banyak pertanyaan nih ya :
1. Merombak sistem pengkaderan KMTETI. yang udah jalan itu memangnya bagaimana ? emang kenapa harus dirombak ? mau dirombak jadi kaya gimana ?

2. Proker yang kreatif dan inspiratif itu yang kaya gimana ? ada contohnya ? proker yang udah berjalan ada yg termasuk dalam kategori kreatif inspiratif ngga ?

3. Kerja sama dengan lembaga luar itu contohnya kaya gimana ? dalam hal apa ?

4. Mengeratkan hubungan internal itu bagaimana caranya? soalnya kalau ada nobar bola kadang sepi, sutet juga suka sepi.

Pertanyaan-pertanyaan gue sebenernya cuma untuk mengkhususkan aja. Ya, dimana-mana dan sebagian besar, isi dari visi misi adalah kalimat yang umum. Gue rasa semua orang butuh tau penjelasan dari yang bersangkutan.

Pandangan dia :

Jelas perlu dirombak mas, soalnya saya tidak pernah mendapat pemahaman dasar tentang pentingnya organisasi yang justru harusnya perlu dilekatkan di diri masing-masing kader KMTETi. Kebanyakan hanya menyelesaikan proker. benar ga mas? harusnya doktrinasi seperti itu dilakukan di setiap upgrading dan TO yang dilakukan KMTETi, maupun masing2 departmen. Masalahnya, berapa kali kita upgrading? Berapa kali saya di suntikkan nilai-nilai nasionalisme dan pentingnya pengembangan diri? Jawabannya 0 kali mas.

(Sama sih, seumur-umur saya di KM juga baru sekali ikut upgrading, isinya tentang tata kerja administratif, kaya format penulisan proker, proposal, lpj, dan kebendaharaan. Bagus kok, tapi ya gitu, kaya konsen sama proker doang. Bagusnya bikin EO aja kalo gitu ya hehehe...)

Proker kreatif dan inspiratif artinya kita akan membuat kegiatan yang akan menyadarkan masyarakat JTETI dan menginspirasi organisasi lain untuk mengikuti konsep acara kita. Misalnya kita akan memecahkan rekor muri dengan membuat Running LED terpanjang di Indonesia, mengadakan debat dengan topik energi antara mahasiswa elektro, dsb.

(Wah.. Keren. Cuma yang kaya gitu bisa dilakuin sama orang yang sama-sama mau gerak. Kelemahan di kita tuh anak-anak di kita pinter-pinter. Susah diajak kalau ngga berkaitan sama dirinya. Misal : Kalau nobar, ya kalau bukan klub kesukaannya jadi males ikut nobar.)

Regenerasinya ngga jalan atau memang kita ngga mempersiapkan kader buat ngelanjutinnya mas?

Acara yang udah ada seperti TC dan Female Sport juga wajib dikembangkan terus, dan acara kemanusiaan juga wajib dikembangkan terus.


Kerja sama dengan lembaga luar seperti membuat aliansi teknik elektro se indonesia, atau bila tidak mampu cukup dengan menginisiasi pembentukan aliansi TETi seluruh jogja, dan ini yang paling possible.

(Udah ada kok, FKHMEI itu forum komunikasi se indonesia, kita masuk ke regional.....lupa, pokoknya lingkupnya Jogja Magelang)

Kemudian kita juga bisa mengajak perusahaan-perusahaan untuk membentuk student chapter di JTETI, kan lumayan tuh bisa mengembangkan kemampuan mahasiswa kita dengan tatap muka langsung dengan orang-orang yang udah kerja di perusahaan listrik gede yang punya visi nasionalis juga.

Untuk memperbaiki hubungan internal, saya akan membentuk dan mengembangkan biro KRT, yang dikepalai ketua angkatan kepengurusahn taun itu didampingi ketua angkatan lain, dan perwakilan KRT dari masing-masing departemen yang ada di KMTETi. dan saya pikir ketua angkatan itu bukan orang sembarangan, mereka mampu menyatukan anak2 jteti, apalagi kalo mereka berkolaborasi, dan dibantu dengan wakil2 dari departemen KMTETi.

(KRT udah ada kok di KMTETI. Gimana dong ?) [krt : kerumah tanggaan]

masalah KRT, adakah agenda kekeluargaan yang diadakan KRT kita? Kontinyu kah acara tersebut? Apa follow up nya setelah mengikuti acara itu?  Soalnya saya ngga tau mas kalo KRT pernah bikin acara kekeluargaan. atau saya yang tidak di undang atau saya yang tidak dapat infonya ?

Kader kita keluar masih sedikit banget mas, bahkan masih ada anak teti yang mikir kalo organisasi itu cuma ngabisin waktu mereka, padahal masuk organisasi itu adalah hak mereka untuk memperoleh pendidikan karakter.

Di luar apakah gue berpihak atau ngga, gue suka banget kalimat terakhirnya itu.

0 komentar:

Posting Komentar