13 komentar

TES di GMF AeroAsia



Akhir januari gue keluar dari tempat kerja pertama, focus selanjutnya adalah nyari pengganti kantor dan persiapan wisuda. Setelah sidang skripsi bulan Oktober 2014, gue baru bisa wisuda di periode selanjutnya, periode februari 2015. Tanggal berapa ? lupa. Hehe.. 17 Kalo ngga salah, pokonya hari selasa.
Sambil menunggu, gue apply – apply ke perusahaan. Gmf bukan perusahaan baru buat gue. Perusahaan ini adalah perusahaan yang nyaman di dalamnya, membuat gue seakan ingin pulang. Hehehehe… Soalnya waktu itu Kerja Praktik sebulan di sana.
Gue apply, kemudian dipanggil untuk psikotest. Tes di hari sabtu tempatnya di Management Building GMF lt. 3. Dari jam 08.00 s.d. jam 15.00. dari jam 08.00 – 12.00 : Psikotest. jam 13.00-jam 15.00 : tes kemampuan bahasa Inggris. Dari tes pertama ini gue mendapat teman baru, Namanya Putra (T.Material – ITB), dan LLL- gue lupa namanya (T. Penerbangan – ITB) hehe..
- Isi psikotest :
Aritmatika, barisan, deret gitu, kemudian padanan kata, persamaan kata, gambar yang diputer-puter letaknya yang kita harus menentukan gambar. Tes Pauli, tapi ngitungnya/menjumlahkan dari bawah. Ada tes hafalan juga : yang jenis Binatang, Bunga, Kesenian. Kita Cuma dikasih soal : Huruf depan “A” adalah masuk ke dalam jenis …..
Tes Kemampuan Bhs. Inggris :
Soalnya banyak, tapi menurut gue seperti Toeic, ngga sesusah kalo kita ngerjain Toefl apalagi IELTS..Waktu tes kemarin diawali dengan Listening section yang soalnya ada 100 biji -,- Pinjem aja buku temen yang toeic, bisa latihan di sana, latihan di listening sectionnya deh. Menurut gue poinnya lumayan banyak (menurut gue sih, soalnya 100 soal sendiri). Sedangkan 100 soal berikutnya dibagi-bagi structure, reading. Seinget gue 200 soal lho yaa.. Lembaga penyelenggaranya kayanya kerja sama dengan UI. Soalnya di lembar jawabannya ada logonya UI. Hehe.
Nanti di awal dikasih pengarahan sama Mba Berlian.  Ibu-ibu psikolognya sepintas mirip artis, kaya Tika Pangabean. Namanya ? lupa.
Gue dites untuk posisi PEN : Profesional Engineer. Proses di GMF ini serba seminggu. Gue tes di hari sabtu, diumumin di hari rabu/kamis, supaya jumatnya bisa tes.
-        - Interview Psikolog
Gue kembali lagi Ke GMF untuk interview Psikolog, masih dengan ibu yang minggu lalu membimbing di psikotest. Lama tes ini Cuma setengah jam. Kerasanya cepet banget. Beneran!
Pertanyaannya : Nanya lingkungan keluarga, bagaimana peran kita di keluarga, pengalaman organisasi : masalah apa yang pernah dihadapi dan cara menanganinnya, Bagaimana mengatur orang, bagaimana beradaptasi di lingkungan baru dengan lingkungan yang isinya orang-orang dari berbagai latar belakang daerah.
Kenapa milih GMF ? sama gue ditanyain kenapa keluar dari kantor sebelumnya ? Apa motivasimu dalam berkegiatan?
-          -  Interview User
Seperti biasa, nunggu beberapa hari untuk pengumuman lalu interview user. Alhamdulillah gue menunggunya dengan berkegiatan. Gue wisudaan. Hehe. Habis interview psikolog, besoknya ke Jogja sampai hari rabu siang. Kemudian ke purwokerto, dan pulang bekasi hari kamis pagi.  Sampai rumah kamis sore, Jumat jam 10 harus di GMF lagi. Masih kerasa capeknya karena wisudaan itu repot persiapannya dan prosesnya, dan nyetir sendiri pas pulang ke bekasinya.
Interview user durasinya sekitar satu jam-an. Persisnya gatau. Gue masih bareng lagi dengan Putra, temennya itu ngga lolos di psikotest 1. Kita berhadapan dengan 2 orang : 1 dari Human Capital, 1 dari Engineering.
Kenapa ada orang HC ? karena bisa jadi nanti kita ditempatin di divisi lain, GMF aware sama “Right Man in the Right Place”
Pertama perkenalan dan sedikit penjelasan kenapa kita milih GMF : in English!
Jelasin kita siapa, anak keberapa, bapak ibu kerja apa, adeknya umur berapa dan sekolah dimana, Hoby kita apa, kenapa kita suka hoby itu ?
Selanjuntnya user : teknis! Gue adalah kandidat yang pernah KP di sana, jadi pertanyaannya seputar KP. Diulas lagi, ditanya-tanya lagi. Putra belom pernah KP di sana, pertanyaan seputar aviasinya ngga banyak, dia malah dijelasin tentang engine pesawat. Dia ditanya tentang TA nya apa, KP nya dulu dimana dan ngapain, dan hubungannya dengan PEsawat apa ? apa yang bisa diberikan buat GMF? Sebagian besar pengin tau ketertarikan kita pada dunia Aviasi dan ngerti apa tentang dunia aviasi ? SOalnya yang tes pun ngga banyak yang berlatar belakang dari penerbangan.
Kemudian ditanya juga aktivitas kita di kampus, pengalaman organisasi, pemecahan masalah atas problem yang pernah dihadapi.
Di akhir interview gue ditanyain “ Kamu mau ngga ditempatin di Marketing? Soalnya cara bicara kamu bagus nih. Gimana nih Pak ? Diambil lagi nih kandidatnya hehehe”
Gue dengan reflek bilang “Mau Pak.” Jawaban ini yang bikin gue deg-degan seminggu. SOalnya takutnya keseriusan kita lagi diuji. Jawabannya kurang diplomatis. Harusnya jawab “Bapak tahu yang terbaik buat saya, bagaimana karakter yang tepat untuk pekerjaan yang tepat, saya siap saja ditempatkan di mana saja selagi saya bisa berkontribusi dengan seluruh kemampuan saya.”
Lagi-lagi yang penting adalah gimana kita mengendalikan diri kita, tetap tenang, sambut pertanyaan dari sang interviewer dengan senyuman. Sesekali ikut dalam bercandaan mereka. Dan bertanya balik juga tidak salah. Sesi wawancara itu ternyata dua arah. Ngga harus pertanyaan yg serius kok, misalnya ketika kemarin Bapaknya Bertanya “Kamu Elektro 2010 ya? Wisuda Februari? Kamu kenal A anak FKG ngga?” … “Wah ngga kenal Pak.” … “Dia wisuda November 2014.” … “Dia Keponakan bapak ya Pak?” … “Dia anak saya mas.” … “Oh anak bapak hehe. Saya ngga kenal Pak, mungkin bisa kenalan besok-lusa. Hehe..” … “Kan biasanya anak teknik nongkrong di FK / FKG. Ya kan mas ? hehe” … “hehehe. Tapi kita minder Pak, kita kuliah pakai jeans, jaket yang kadang dicuci sebulan sekali, di Fk/FKG kan serius terus kayanya Pak. Hehehe”
-          - Medical Examination
Habis Interview user hari jumat, Pengumumannya langsung 2 jam kemudian. Asik ya? Hehe.. Alhamdulillah melaju ke babak berikutnya, Medical Check Up. LAgi-lagi keresahan tentang berat badan muncul. Hehe takutnya GMF anti juga sama orang kelebihan berat badan, tapi jalani aja.
Gue Medex di Jogja, karena gue juga lagi proses seleksi perusahaan lain. Jadinya gue Medex di Lab Cito Jogja.
Tes darah : kolesterol, trigliserida, fungsi hati dll
Sample : Urin dan Feses.
Fisik : berat badan, tinggi badan, tekanan darah, EKG (rekam jantung), Turunin celana lagi (ambeien), Mata (plus/minus), Gigi.
-          - Pantuhir (pantauan Akhir) dengan DIreksi
Ibarat main game ada lawan raja terakhir, di step ini gue merasakan kaya gitu. Lawan 3 orang : 1 orang HC, 1 Executive VP, 1 VP Line Maintenance.
Bahasa Inggris di awal : diri sendiri, jelasin TA, kenapa milih GMF, apa yang membuat ingin di sini, apa yang membuat GMF harus menerima. Dan beberapa pertanyaan yang dijawabnya juga pakai bhs. Inggris.
Di sini ngomongin teknisnya sedikit, tapi lebih ke non teknis/kepribadian. Ditanya achievement kamu bagaimana? Bagaimana menurutmu tentang kuliah yg udah dilewati? Sama GMF Values, ditanya integritas, professional, team work? Bagaimana memotivasi diri.
Katanya sih orang yang bisa melewati Pantuhir dengan biasa aja, kesempatan diterimanya tinggi. Faktanya begitu. Ngga usah bisa jawab yang sehebat mungkin, yang penting bisa tergambarkan kalo kita itu nurut atasan dan orangnya ngga aneh-aneh, bukan orang pembangkang dan mau mestimulus diri kita untuk terus belajar Hehehe..
Alhamdulillah semua proses telah dilalui dan berhasil diterima di GMF AeroAsia, proses selanjutnya sign kontrak….
Tapi setelah dipikir-pikir dan diskusi dengan keluarga dan teman.. Akhirnya gue sign kontrak untuk perusahaan lain, tempat gue berkarya sekarang. Wijaya Karya Bangunan Gedung (Wika Gedung).
2 komentar

Tes di Pamapersada Nusantara (PAMA) - #2


Interview user yang gue lakukan adalah 5 orang kandidat. Dari ribuan orang yang daftar, jadi 5 orang untuk sampai interview user ini. Interviewernya ada dua orang, untuk CPSD, gue kemarin itu diinterview oleh Pak Budhi Karyadi, dan Pak Adhi. Lo ngga akan ketemu Pak Adhi lagi karena beliau dimutasi untuk jadi Div Head di Asmin (salah satu anak perusahaan Pama).
Setelah interview user di akhir sesi, gue ditemukan oleh Pak Ari S. beliau Divisi Head (sebut saja GM). DI san ague ditanyain hal yang umum :
1. Rumahmu di bekasi, Kenapa sih kalo ke arah bekasi gitu suka ada anak pada tawuran?
2. Apa yang bikin orang pengin tawuran?
3. IPK mu 3.20, itu rata-rata apa gimana ? ada ngga temen kamu yang lebih buruk ipk nya ? kenapa dia bisa lebih rendah dari kamu?

-  Interview Direksi
Gue interview user hari rabu. Besoknya langsung ditelepon untuk ikut interview direksi esok harinya. Bingung ngga lo ? hehe. Tes user hari rabu, Hari kamis ditelepon, Hari jumat interview direksi, Jam 08.00 di Gedung Pama Kawasan JIEP pulogadung.

Dari 5 orang yang interview user lalu, yang dateng Cuma 3 orang, It means 2 man have failed. Kita bertiga, ada gue, Gatot (Mercubuana Jakarta-Kelas Karyawan), sama Ari (STT PLN).

Kalau pas interview user kemarin itu 2+1 lawan 1,sekarang kita yang bertiga lawan satu. Direksinya yang diutus adalah VP dari Pamapersada, namanya ? Pak Dwi Priyadi. Perawakannya besar dan tinggi, tegas, ngga suka anak yang mencle-mencle.. Tau kapten basketnya Shohoku ? Mungkin kalau tua seperti beliau. Tetap berwibawa.

Pertemuan kami dengan beliau berlangsung cepat, ya kira-kira setengah jam aja buat semua. Pada sesi ini yang terpenting adalah mental, dan menjawab tepat ke sasaran. Kalau di user kita bisa menjabarkan jawaban lewat cerita, di sini ngga mungkin. Ya mungkin karena VP, orang penting waktunya sedikit.

Posisi duduk waktu itu : Gue, Ari, Gatot. Gue adalah orang yg paling pinggir. Menurut sebagian orang posisi duduk itu mempengaruhi, Karena pertanyaannya akan seragam, ketika kita dapet ditanya terakhir, dan ternyata jawabannya sama, akan tertuduh sebagai copy-paste jawaban. Jadi putarlah otak secepat mungkin. Hehehe Pada saat itu, gue lah orang pertama yang menjawab. Bebas! Hehe..
Pertanyaan :

#1. Kita ditanyai semua dari kampus mana, ipk berapa, jurusan apa. Beliau menulis singkat di catetannya.

#2. Pertanyaan personal :

Mas Aziz, Anda dari UGM ya ? IPK mu Cuma 3,20, yang lain bagus-bagus (Ari : 3,35, Gatot: 3,4an). Kamu goblok ya di kampus ?
“Alhamdulillah saya 3,20, saya pernah jatuh prestasinya di awal-awal semester, IPK saya pernah 2,4 dan beberapa kali di bawah 3, tapi saya usaha terus untuk paling tidak lulus dengan iPK di atas 3, Alhadulillah saya bisa lulus di tahun 2014, dengan 3,20 dan pengalaman organisasi dari tingkat jurusan, fakultas, dan universitas.”
Emang apa sih yang susah dari elektro ? kan Cuma relay gitu, proteksi, short circuit, gampang gitu kok ah, kenapa segitu ? kamu males ya ? Emang berapa mata kuliah yang diulang ? apa aja emang?(Denger-denger beliau alumni dari Elektro ITB, ya ngerti listrik lah)
“6 mata kuliah pak. (Sebenernya sih lebih dari 6, Cuma entah kenapa mulut gue ngucapnya 6). Ada matematika teknik, pemrograman dasar, teknik proteksi, lalala… Sebagaian besar yang saya ulang adalah mata kuliah di semester awal, karena untuk mengulang ketertinggalan saya saat itu Pak.”
Bapakmu kerja apa ? ibumu? Punya adik berapa ?
“Bapak saya di Medco Pak, Ibu saya di rumah, adik saya SMA kelas 2..”
Kalian yakin mau di tambang ? terus ini kan CPSD ya, kerjanya bakal ngga sesuai latar belakang kalian, ga ada hubungannya sama elektro, atau mesin (Si Gatot dari T. Mesin). Terus gimana ?  Apa mau kalian dipindah aja ke EPN (energia prima Nusantara-anak perusahaan pama yg bergerak di energy provider) di EPN kan pembangkit listrik, butuh banyak tnega kya kalian, ngga mau di sana aja, di CPSD banyak soft skillnya ?
Untuk [ertanyaan ini, jangan terkecoh, yang diingini adalah orang yang pendiriannya kuat. Jadi stay aja ke posisi yang sedang dijalani tes sekarang. Gue tes sebagai CPSD, ya harus stay terus di CPSD, jangan tergiur dengan tawarannya.
Yaudah, sekarang tulis nomer hp saya, sama email saya, tulis essay kalian tentang Rencana kalian ke depan berkarya di perusahaan tambang, 1 essay lagi gue lupa tentang apa. Hehehe. Dikirim max besok siang. (jangan nanya jam berapa, kirim aja sebelum siang)
Beberapa tanggapan dari pertanyaan yang gue inget yang ditanyakan ke Ari sama Gatot :
IPK mu 3,3, berapa mata kuliah yg diulang ?
Ari: “3 Pak” | Oh Cuma 3, STT PLN itu dimana sih ? yg gedungnya jelek itu ya ?
Gatot : “Ngga ada Pak” | Oh Dosennya males ya jadi nilainya dikasih gampang gitu ?  itu kampusmu yang dosennya gampang ngasih nilai ya ? yang kalau dikasih bingkisan sm mahasiswanya terus nilainya bagus ?
InI kalau diliat dari IPK mu, kamu yang paling bodoh mas (bapaknya menatap ke gue), ini gimana mas?
Gue : “Kalau menurut bapak begitu,tidak apa-apa Pak, saya bersyukur dengan apa yang telah saya dapat sekarang, saya menikmati proses mendapatkannya dan saya bersyukur bisa belajar di salah satu kampus terbaik di Indonesia ;D”
Kalau di kampus kalian ada akses buat jurnal internasional gitu ngga sih ?
Gatot : ngga ada Pak
Ari : ngga ada Pak.
Gue : Ada pak, Alhamdulillah kampus kami berlangganan akses IEEE sejak lama. | Jadi saya bisa mengaksesnya ? | “Mohon maaf tidak bisa pak, saya yang bisa pak, saya yang punya ID dan passwordnya ;D”
Jumat pagi gue submit tugas yang beliau berikan, sekitar jumat sore gue ditelp untuk melakuan MCU. Saat itu gue aka nada acara keluarga di Purwokerto, jadi gue minta di MCU di sana, kemudian dibolehkan, kemudian gue cek di Prodia Purwokerto,
-          Medical Check Up
Untuk MCU hampir lengkap pemeriksaaannya
Gue dateng kemudian diambil darahnya : kolesterol, trigliserida, asam urat, fungsi hati, dll
Kemudian mata : cek buta warna, minus-plus.
Pemeriksaan fisik : tekanan darah, detak jantung, tinggi badan: 180, berat badan : 97 kg. hahaha..diliat bekas luka atau bekas operasi, terus lepas celana : diperiksa anus sama alat kelamin
Pemeriksaan telinga : jadi masuk ke kotak gitu, duduk sambil pakai headset, terus dikasih stick gtu, kalau denger suara kita nekan tombol.
Rontgen dada, terus menghitung kapasitas paru-paru.. kita narik nafas panjang, teru ngeluarin lewat selang gitu.. Sama periksa gigi.
-          Sign Kontrak
2 Minggu setelah MCU, gue ditelp untuk melakukan sign kontrak. Alhamdulillah gue bisa melewatkan semua proses, bisa tercapai cita-cita bekerja sebelum wisuda, dan bisa menunjukan ke orang tua kalau gue ngga bego-bego banget. Gue yang idealnya wisuda di bulan agustus 2014, baru bisa sidang skripsi tanggal 9 bulan 10 tahun 2014.
Gue melakukan tanda tangan kontrak tanggal 8 Desember 2014 dan langsung mulai kerja. Kita sign kontrak berlima untuk divisi yang berbeda. Ada Mada : General Service (SV T. Mesin UGM 2011), Angga : Plant (T. Mesin ITB 2010), Depi (cowo): Supply Mgt. (Polban T. Mesin 2011), Yogi : FAT(finance) (PNJ akuntansi 2011), dan gue. Gue berbisik dalam hati, berarti dari 3 orang kemarin, yang keterima hari ini Cuma gue. Alhamdulillah.
Tapi ternyata ngga, si Gatot masuk 4 hari kemudian, dia diberikan kesempatan kedua untuk MCU, memang dikasih kesempatan kedua untuk memperbaiki kesehatan, kategorinya yang gimana ? gue juga ngga tahu.
Gue menulis ini tanggal 17 Mei 2015. Sekarang gue di Bandung karena ada proyek di Bio Farma.YA. gue ngga ngantor lagi di Pama.. Dari 5 orang yg sign kontrak bareng, tinggal tersisa 2 yang masih aktif, si Mada dan Yogi. Gue, Angga, dan Depi resign. Gue dan Angga akhirnya ditempatkan di site yang sama, site Adaro – Tanjung, Kalimantan Selatan. Angga bisa bertahan 2 bulan lebih, gue Cuma dua minggu. Hahaha….satu setengah bulan sebelumnya gue di kantor Jakarta untuk training. Gue telah merasakan 2x gajian. Alhamdulillah.
Kenapa ? simple, ngga cocok aja. Kerja itu berkaitan dengan pengembangan diri, kerja otak yang terus dinamis, ketika gue ngga bisa berkembang dan tidak bekerja, gue jadi depresi. Ya, benar-benar depresi, berat badan gue turun 3 kg, gue lebih memilih di rumah aja, menyendiri sambil semuanya kembali dengan sendirinya (setelah gue pulang ke rumah lagi).
Angga mendapatkan tekanan di tempat kerjanya. Keras. Ehehe.. Sampai akhirnya dia bilang “Orang yang laku di pasaran, ya lama-lama kesel juga diginiin.”
Depi resign karena tenyata dia jadi sakit, tapi Alhamdulillah udah sembuh. Terakhir gue hubungi lewat Whatsap kenapa dia resign, jawabnya bijak sekali “Mungkin Alloh punya rencana lain Zis”
Terima kasih buat PT. Pamapersada Nusantara yang telah menjadikan kami karyawanmu selama beberapa saat, terima kasih telah memberikan kami penghasilan dan pengalaman pertama bekerja secara professional. Maafkan kami tidak bisa melanjutkan program FGDP sebelum waktunya berakhir, dan terima kasih tidak menuntut penalty kepada kami. 
10 komentar

Tes di Pamapersada Nusantara (PAMA) - #1


-          Psikotes #1
Psikotesnya standar kaya yang lainnya, dari gambar : melengkapi gambar, gambar yang dirotasi-rotasi, menentukan gambar benda yang sama dari perspektif yang beda (geser/rolling). Selain itu tes Koran, ngejumlahin dari atasdan dari kiri ke kanan. Sebanyak-banyaknya. Denger-denger dicari yang sebanyak mungkin, karena pekerja tambang membutuhkan karakter yang tahan/tinggi endurance nya.  Tapi kayanya sih gossip. Ngga nambah juga ada yang lolos ke tahap selanjutnya. Mulai jam 08.00 selesai jam 12.30. Keluar ruangan langsung pusing kepala. Jangan lupa bawa bekal, biasanya ada yang lanjut psikotest lagi/seleksi tahap selanjutnya.

-          Psikotest #2
Jadi pas psikotest #1 selesai, kita istirahat 2 jam sambil menunggu pengumuman siapa aja yang lolos ke tahap selanjutnya. Tahap selanjutnya itu kita namain aja psikotest #2, yang pesertanya udah mulai berkurang dari psikotest #1. Di Psikotest #2 ini Cuma ngegambar pohon, ngelengkapin garis atau titik jadi gambar (yang 6 kotak ya kalo ga salah), ngegambar orang. Habis gambar kita juga lanjut ngisi form kepribadian gitu, ngisinya lebih ke milih diantara 2 statement, mana yang lebih mendekati diri kita. Psikotest #2 ini udah include sama wawancara psikolog yang pelaksanaannya di hari berikutnya.

-          Psikotest #2 – interview psikolog & Interview User
Jadi setelah dinyatakan lolos ke interview, kita dibagiin form lamaran kerja standar perusahaan. Di sana ada beberapa pertanyaan yang harus diisi, jadi kita ngga usah bingung lagi harus isi apa aja, paling bingung jawabnya aja. Kalo ditanya gaji, gaji gue kemaren Rp 6.000.000,- + tunjangan transport Rp 1.300.000,- Lumayan kan Rp 7,3jt sebulan dipotong pajak sama bpjs. Kalo di site ada tunjangan harian alias kompensasi Rp 150.000 per hari. Kalo anak FGDP dibayar setengahnya. TInggal dihitung deh sebulan lo bisa dapet berapa. Hehehe.. Kalo di site tanggungan kita paling keperluan pribadi sama jajan snack. Hehe. Makan, dan tempat tinggal udah disediain. Enak kan ? namanya pekerja tambang ya enak lah.. tapi masih enakan kerja di Oil and Gas. True!

Balik lagi ke Interview psikolog, isi dari interview psikolog adalah membedah form lamaran kerja yang udah kita isi. Biasanya juga membedah isidari CV. CV yang kita kasih pastinya kita yang ngisi kan ? maksud gue, isinya real dari apa yang telah kita lakukan? Kalo ragu mending ngga usah diisi buat bagus-bagusin CV, karena ketika lo menuliskan kalau lo bisa A, kemungkinan akan ditanya dan ditunggu ceritanya sama sang interviewernya.

Kepribadian, bagaimana pengalaman organisasi. Pengalaman organisasi ngga harus yang keren banget kok, senior gue organisasinya di karang taruna rumah aja masih bisa lolos kok.kalo gue sih di kampus aja tapi cukup lengkap, dari Keluarga Mahasiswa/Himpunan tingkat jurusan, MPM tingkat fakultas, juga Senat mahasiswa tingkat Universitas. Huehehehe.

Yang penting dari menjawa interview ini adalah give the image! Ketika kita ditanya bisa adaptasi ngga ? jawabannya jangan Cuma “Ya. Saya bisa Pak/Bu”. Gue langsung mencoba menceritakan dari hal yang paling sederhana. “YA saya bisa adaptasi dengan cepat. Waktu awal kuliah, teman-teman saya berasal dari berbagai daerah. Berbagai macam karakter dan kebiasaan berkumpul semua, dan terkadang ada benturan kepentingan. DI sana posisi saya harus pintar menempatkan diri, dan memiliki teman sebanyak dan secepat mungkin.” Simple, tapi real. Kampus UGM mahasiswanya macem-macem sih, ngga tau kalo kampus lain.

Udah daftar di mana aja? | “Baru daftar di Pama Pak. Saya bisa terdaftar dan mengikuti proses seleksi ini karena ada career days di kampus kemarin itu. Penginnya sih bisa daftar di PLN, Pertamina, tapi mereka Cuma membolehkan mahasiswa yang setidaknya sudah ada SKL, saya sidang skripsi aja belum Pak.” | tapi udah pasti tanggal sidangnya ? “Sudah pak, minggu depan” Yakin? Sudah pasti? “Perlu saya tunjukkan reminder dari kampusnya pak ?”

Terus kenapa milih Pama? | “Bermula dari tahun 2011 sewaktu ada Astra Days di kampus saya, kebetulan saya punya kakak kelas yang juga anak Astra !st, mereka butuh tenaga tambahan untuk jadi panitia. Lalu dia menawarkan ke saya, lalu saya ikut. Bukan karena kurang kerjaan atau kurang kegiatan, tapi karena saya tahu di sana pasti saya akan dapat banyak pengetahuan tentang perusahaan-perusahaan di Astra Grup. Selain saya membantu proses acara menjadi baik, saya juga bisa Tanya-tanya ke pegawai astra langsung. Dari sana saya tahu kalau Pama adalah kontraktor batubara terbesar di Indonesia, dengan market share 48%.”  Tahu market share ngga? Setau gue sih begini, kalo di Indonesia produksi batu bara 1000, 40% dari 1000 adalah hasil dari Pama.

Kamu kan anak elektro ya, teknis, kalo ditempatkan di posisi yang non teknis gimana ? | “Label saya memang teknik elektro, tapi di dalamnya ngga melulu belajar listrik, saya juga belajar management, saya juga belajar forecasting. Dan Bank pun yang basic nya keuangan juga bisa memperkerjakan pegawai dengan latar belakang teknik, Ilmu listriknya mungkin tidak dipakai, tapi pola pikir kita yang dipakai, bagaimana kita menyelesaikan suatu masalah, algoritma atau langkah dalam menangani suatu masalah. Mahasiswa teknik memang terkadang ada anggapan tidak bisa atau minim sekali kemampuan soft skill. Tapi soft skill itu sendiri terbentuk ketika kita menyajikan data dalam presentasi, yang paling terlihat sih dalam organisasi. Bagaimana bertemu orang baru, bagaimana interaksi dengan orang lebih tua. Dsb. | Penegasan gue di sini : “Selagi saya bisa berkontribusi dengan kemampuan saya, saya yakin bisa bekerja di mana pun posisinya/divisinya/departemennya.”

Interview proses yaaa kira-kira setengah jam-an, sekitar 45 menit. Yang harus diperhatikan adalah baju, menurut pengamatan gue lebih baik tiap kita proses interview pakai lengan panjang, even lu pakai batik, gue ngga menyarankan pakai batik, kecuali emang udah ditentukan.. Sepengamatan gue, orang yang pada hari itu tes dengan batik lengan pendek/lengan panjang tapi digulung dan bergelang, gue ngga melihatnya lagi diproses  selanjutnya. SIkap duduk. Ketika lo interview dengan psikolog, suasana akan sangat santai, kadang kita jadi lengah dan kebawa perasaan sampai lupa focus, tetaplah focus kalau kita lagi sedang dalam penilaian. Sesopan mungkin lah dan tetap stay on the line, duduk tegak, kalau senderannya dekat, senderan aja biar tegak, kalau senderannya agak jauh, duduk tegak aja tapi ngga senderan. Banyak senyum, relaks, kuasai diri, focus sama pertanyaan, jawab dengan cerita. Karena ketika kita cerita, interviewer akan tau kalau itu real dengan yang pernah kita alami. Siapkan cerita sebelum diinterview !

Nah, sampai proses ini biasanya masa tunggunya lama nih. Janjinya sih seminggu kemudian akan diposting di websitenya Pama, reality nya lebih dari dua minggu baru terpasang pengumumannya, Pelaksanaan selanjutnya kapan? Tunggu ditelepon. Pengumuman di web hari senin, gue baru ditelp di hari kamis minggu depannya untuk interview hari selasa minggu depannya lagi.

Interview selanjutnya adalah interview User, Interview General Manager (Division Head), Interview Direksi, Medical Check Up.

Selama proses sampai interview psikolog, posisi gue adalah melamar untuk posisi Supply Management, kemudian ditelp untuk user dengan posisi Corporate Planning And System Development.  Kerjaannya ngapain ? soft skill ! ngetraining orang, memastikan system dari Project manager smpai ke operator berjalan dengan baik. Dan corporate planning and strategy development. Ibarat perusahaan itu sebuah kapal, Lo yang menentukan akan belok ke kanan atau ke kiri dan kapan akan berbelok. Keren kan ? buat orang yang ngga suka ya ngga akan keren.